Jumat, 30 November 2018

MATERI Pencak Silat

 Silat

     Pengertian pencak silat menurut IPSI adalah hasil budi daya manusia Indonesia untuk membela dan mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritas (kemanunggalan) terhadap lingkungan alam dan sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup dalam meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

1. Unsur Pencak Silat

    Unsur-unsur yang terdapat dalam pencak silat adalah sebagai berikut.

OlahragaKesenianBela diriPendidikan mental kerohanian.Persaudaraan menuju persatuan.

3. Istilah-Istilah dalam Pencak Silat

Kuda-kuda: adalah posisi menapak kaki untuk memperkukuh posisi tubuh. Kuda-kuda yang kuat dan kukuh penting untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan. Kuda-kuda juga penting untuk menahan dorongan atau menjadi dasar titik tolak serangan (tendangan atau pukulan).Sikap dan Gerak: Pencak silat ialah sistem yang terdiri atas sikap (posisi) dan gerak-gerik (pergerakan). Ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu serangan yang cepat.Langkah: Ciri khas dari Silat adalah penggunaan langkah. Langkah ini penting di dalam permainan silat yang baik dan benar. Ada beberapa pola langkah yang dikenali, contohnya langkah tiga dan langkah empat.Kembangan: adalah gerakan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan, mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengintai celah pertahanan musuh. Kembangan utama biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau mengelabui musuh. Seringkali gerakan kembangan silat menyerupai tarian atau dalam maenpo Sunda menyerupai ngibing (berjoget). Kembangan adalah salah satu bagian penilaian utama dalam seni pencak silat yang mengutamakan keindahan gerakan.Buah: Pencak Silat memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Secara tradisional istilah teknik ini dapat disamakan dengan buah. Pesilat biasa menggunakan tangan, siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan, pukulan, sandungan, sapuan, mengunci, melempar, menahan, mematahkan tulang sendi, dan lain-lain.Jurus: pesilat berlatih dengan jurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan teknik-teknik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau berpasangan. Penggunaan langkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.Sapuan dan Guntingan: adalah salah satu jenis buah (teknik) menjatuhkan musuh dengan menyerang kuda-kuda musuh, yakni menendang dengan menyapu atau menjepit (menggunting) kaki musuh, sehingga musuh kehilangan keseimbangan dan jatuh.Kuncian: adalah teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata mu



2. Gelanggang dan Perlengkapan dalam Pertandingan Pencak Silat

a. Perlengkapan Gelanggang Pencak Silat

Gelanggang dapat di lantai dan dilapisi matras setebal 5 cm, ukuran 10 m x 10 m warna dasar hijau terang dan garis putih setebal 5 cm, bidang berbentuk lingkaran diameter 8 m, lingkaran tengah diameter 3 m.Meja dan kursi pertandingan.Meja dan kursi wasit.Formulir pertandingan dan alat tulis.Jam pertandingan, gong, dan bel.Lampu babak.lampu isyarat berwarna merah,biru, dan kuning.Bendera kecil berwarna merah dan biru.TimbanganLain-lain sesuai perlengkapan yang dibutuhkan.

b. Perlengkapan Bertanding Pencak Silat

Pakaian, menggunakan pakaian pencak silat warna hitam sabuk putih, badge IPSI di sebelah kiri.Perlindungan badan (body protector) warna hitam sesuai standar IPSI.Pesilat putra menggunakan pelindung kemaluan (genetile protector).Gum shilPerlindungan sendi.

3. Gerakan/Teknik dalam Pencak Silat

Beberapa teknik kuda-kuda dan sikap-sikap variasi lain dalam pencak silat antara lain sebagai berikut.

a. Sikap Kuda-Kuda

    Sikap berdiri kuda-kuda

adalah sikap dasar dengan posisi kaki tertentu sebagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan bela serang. Latihan ini dilakukan dengan sikap tegak dan dua kepalan tangan di pinggang. Sikap ini terdiri dari sebagai berikut.

Kuda-kuda depan yaitu dari posisi berdiri kuda-kuda salah satu kaki ditarik ke depan dengan lutut tetap ditekuk, sedangkan kaki lainnya di belakang dan berat badan bertumpu di kaki depan.Kuda-kuda belakang yaitu dari posisi berdiri kuda-kuda salah satu kaki berada di depan, sedangkan kaki lainnya berada di belakang dan berat badan bertumpu di kaki belakang.Kuda-kuda tengah yaitu sikap kedua kaki melebar sejajar dengan bahu dan berat badan ditopang secara merata oleh kedua kaki, dapat juga dilakukan dengan posisi serong.Kuda-kuda samping yaitu kuda-kuda dengan posisi kedua kaki melebar sejajar dengan tubuh dan berat badan bertumpu di salah satu kaki yang menekuk ke kiri dan ke kanan.Kuda-kuda silang depan dan silang belakang yaitu dari posisi sikap berdiri kuda-kuda tarik salah satu kaki secara serong ke depan kanan atau kiri, atau ke arah belakang kanan atau kiri.

b. Sikap Pasang

       Sikap pasang adalah suatu sikap siaga untuk melakukan pembelaan atau serangan yang berpola dan dilakukan pada awal serta akhir rangkaian gerakan. Sikap pasang mempunyai unsur-unsur sebagai berikut.

Sikap kuda-kudaSikap tubuhSikap tangan

      Sikap pasang merupakan hal yang penting dalam permainan dan pertandingan pencak silat. Sikap pasang terdiri dari sebagai berikut.

Sikap pasang atasSikap pasang tengahSikap pasang bawah

     Cara melaukan sikap pasang sebagai berikut

Pandangan lurus ke depan.Kaki dibuka agak lebar, salah satu kaki depan, dan kedua lutut ditekuk. Hal tersebut ditujukan untuk mendapatkan posisi tubuh yang stabil dan kuat.Berat badan terletak pada kaki belakangPosisi kedua tangan melakukan sikap pasang di depan dada.

c. Sikap Tangkisan

1) Tangkisan Atas

     Salah satu tangan membentuk tinju, posisi tangan berada di depan antara ubun-ubun dan kening, dengan tujuan memberi tangkisan yang dilakukan dari bawah ke atas untuk melindungi kepala dari serangan lawan.

2) Tangkisan Belah Tengah

     Tangkisan belah tengah dilaukan dengan kedua lengan dan mengarahkan ke luar.

3) Tangkisan Silang Atas?Jepit Atas

     Tangkisan yang menggunakan kedua lengan yang menyilang dengan perkenaannya sudut persilangan lengan, arahnya dari atas ke bawah dan sebaliknya.

4) Tangkisan Luar

    Tangkisan luar dilakukan dengan membuang ke arah luar.

5) Tangkisan Bawah

    Tangkisan ini dilakukan dengan membuang arah ke luar.

d. Hindaran dalam Pencak Silat

1) Hindaran Hadap

    Menghindar dengan memindahkan kaki sehingga posisi tubuh menghadap lawan.

2) Hindaran Sisi

    Menghindar dengan memindahkan kaki sehingga posisi tubuh menyamping lawan.

e. Pukulan dalam Pencak Silat

     Pengertian pukulan dalam pencak silat adalah serangan yang dilakukan menggunakan tangan kosong sebagai komponennya. Pada prinsipnya segala teknik pukulan yang terdapat dalam pencak silat  boleh digunakan untuk menyerang bagian-bagian tubuh lawan yang disahkan untuk diserang dalam upaya memperoleh angka.

f. Tendangan dalam Pendak Silat

1) Tendangan sabit

    Tedangan sabit dilakukan dalam lintasan setengah lingkaran. Bagian yang dikenakan yaitu bagian punggung telapak kaki atau pangkal jari telapak kaki dengan sasaran seluruh bagian tubuh.

2) Tendangan Lurus

    Tendangan lurus yaitu tendangan yang menggunakan ujung kaki dengan tungkai lurus.Tendangan ini mengarah ke depan pada sasaran dengan meluruskan tungkai sampai ujung kaki. Bagian kaki yang kena saat menendang adalah pangkal bagian dalam jari-jari kaki. Posisi badan menghadap ke sasaran.

3) Tendangan T

    Tendangan T hampir sama dengan tendangan lurus, yaitu menggunakan sebelah kaki dan tungkai. Lintasannya lurus ke depan dan perkenaannya pada tumit, telapak kaki, dan sisi luar telapak kaki. Tendangan ini biasanya digunakan untuk serangan samping dengan sasaran seluruh bagian tubuh.


4. Variasi dan Kombinasi Teknik Pencak Silat

a. Pembelajaran Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Pukulan

1) Persiapan

    Berdiri posisi awal, kedua lengan mengepal di depan dada, kedua tumit dirapatkan, dan ujung-ujung jari kaki membentuk sudut 90 derajat.

2) Pelaksanaan


Kaki kanan dilangkahkan ke kanan bersamaan dengan memukulkan tangan kanan, lengan lurus ke depan, disikukan ke belakang, dan kembali dipukul ke depan.Lakukan tendangan dan tangkisan menggunakan kaki kanan.Kembali pada posisi awal.

Pengayaan

    Pesilat-pesilat yang akan bertanding biasanya memiliki pendamping-pendamping pesilat yang membantu pesilat mempersiapkan diri. Pendamping tersebut maksimal terdiri dari dua orang. Pendamping pesilat bertugas memberikan nasihat serta membantu keperluan pesilat pada saat sebelum bertanding dan dalam waktu istirahat di antara babak.

MATERI Olahraga Renang

Pengertian Olahraga Renang

Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan olahraga renang dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air.

Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan orang di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.

Sejarah Olahraga Renang

Manusia sudah dapat berenang sejak zaman prasejarah, bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di "gua perenang" yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertua mengenai berenang berasal dari 2000 SM. Beberapa di antara dokumen tertua yang menyebut tentang berenang adalah Epos Gilgamesh, Iliad, Odyssey, dan Alkitab (Kitab Yehezkiel 47:5, Kisah Para Rasul 27:42, Kitab Yesaya 25:11), serta Beowulf dan hikayat-hikayat lain. Pada 1538, Nikolaus Wynmann seorang profesor bahasa dari Jerman menulis buku mengenai renang yang pertama, Perenang atau Dialog mengenai Seni Berenang (Der Schwimmer oder ein Zwiegespräch über die Schwimmkunst).

Perlombaan renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800 setelah dibangunnya kolam-kolam renang. Sebagian besar peserta waktu itu berenang dengan gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya rangkak depan atau disebut gaya trudgen dalam perlombaan renang di dunia Barat. Trudgen menirunya dari teknik renang gaya bebas suku Indian di Amerika Selatan.

Renang merupakan salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade Athena 1896. Pada tahun 1900, gaya punggung dimasukkan sebagai nomor baru renang Olimpiade. Persatuan renang dunia, Federation Internationale de Natation (FINA) dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu yang pada awalnya merupakan salah satu variasi gaya dada diterima sebagai suatu gaya tersendiri pada tahun 1952.

4 Gaya Renang

Ketika anda mengamati orang yang sedang berenang, mereka menggunakan berbagai teknik dan gaya dalam berenang. Secara umum, gaya renang ada 4, yaitu renang gaya dada, renang gaya punggung, renang gaya bebas, dan renang gaya kupu-kupu. Sedangkan aya renang yang dilombakan dalam perlombaan renang adalah renang gaya kupu-kupu, renang gaya punggung, renang gaya dada, dan renang gaya bebas.
Dalam lomba renang nomor gaya bebas, perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Tidak seperti halnya gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas. Walaupun demikian, hampir semua perenang berenang dengan gaya krol, sehingga gaya krol (front crawl) digunakan hampir secara universal oleh perenang dalam nomor renang gaya bebas.

1. Renang Gaya bebas
Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.

Gaya bebas merupakan gaya yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu. Gaya bebas dilakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membuat perenang dapat melaju di dalam air. Sehingga gerakan dalam gaya bebas bisa di gunakan oleh beberapa orang, baik yang sudah terlatih maupun para pemula.

2. Renang Gaya dada
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak (gaya kodok) adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap.

Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional, perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.
 
3. Renang Gaya punggung
Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.
Materi Renang Lengkap (Pengertian, Sejarah, Gaya Renang)

Sewaktu berlomba, berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, dan gaya kupu-kupu yang semuanya dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam. Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali diperlombakan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang diperlombakan setelah gaya bebas

4. Renang Gaya kupu-kupu
Gaya kupu-kupu atau gaya dolfin adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.
Gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru. Berbeda dari renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki.

Berenang gaya kupu-kupu juga menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas.

Dibandingkan dalam gaya berenang lainnya, perenang gaya kupu-kupu tidak dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

Risiko Olahraga Renang

Kecelakaan di air karena bisa menyebabkan cedera hingga kematian akibat tenggelam. Sebelum memasuki air, perenang harus mencari tahu kedalaman kolam renang, sungai, atau laut yang ingin direnangi. Berenang di sungai atau di laut bisa sangat berbahaya bila datang arus deras atau ombak besar secara tiba-tiba. Orang yang sedang dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan dilarang untuk berenang.

Kaca mata renang bisa mencegah mata orang yang memakainya dari iritasi. Berenang di air kotor akan menyebabkan penyakit kulit dan iritasi mata. Di kolam renang, bakteri penyebab penyakit dikendalikan dengan pemberian kaporit. Pergantian air yang teratur akan meningkatkan kualitas air kolam yang sehat.

MATERI Tenis Meja

1.Pengertian Tenis Meja

Tenis Meja adalah merupakan salah satu olahraga bola kecil yang cukup populer dan banyak dimainkan oleh Masyarakat karena permainan olahraga tenis meja ini tergolong  mudah serta tidak memerlukan tempat yang luas, bahkan permainan Tenis Meja (Ping Pong) ini dapat dilakukan didalam ruangan yang tidak terlalu besar.

Berawal dari sebuah permainan yang bersifat rekreasi, ping pong atau tenis meja menjadi olahraga serius yang turut dilombakan di ajang Olimpiade. Peminatnya pun tak sebatas pada para atlet tenis meja, tetapi merambah juga hingga ke klub atau perkumpulan nonformal di masyarakat.

Tenis meja, atau ping pong adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan. Di Republik Rakyat Tiongkok, nama resmi olahraga ini ialah "bola ping pong".Permainan ini menggunakan raket yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet yang biasa disebut bet, sebuah bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja. Induk Olahraga tenis meja di Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) dan di dunia adalah ITTF (International Table Tennis Federation) yang anggotanya mencapai 217 negara dan PTMSI tercatat sebagai Anggota ITTF sejak tahun 1961.

2.Peralatan Permainan Tenis Meja



TENIS MEJA: Pengertian, Sejarah,Peraturan Permainan,Teknik Dasar Tenis Meja Beserta Penjelasan Terlengkap Mengenai Permainan Tenis Meja
Peralatan Permainan Tenis Meja


1)    Raket
01. Ukuran, berat dan bentuk raket tidak ditentukan, tetapi daun raket harus datar dan kaku. 02. Daun raket minimal 85 % terbuat dari kayu diukur dari ketebalannya; lapisan perekat di dalam kayu dapat diperkuat dengan bahan yang berserat seperti serat karbon (carbon fibre) atau serat kaca (glass fibre) atau bahan kertas yang dipadatkan, namun bahan tersebut tidak boleh lebih dari 7,5 % dari total ketebalan atau berukuran 0,35 mm, yang lebih tipis yang dipakai sebagai acuan. 03. Sisi daun raket yang digunakan untuk memukul bola harus ditutupi oleh karet licin/halus maupun bintik, bila menggunakan karet bintik yang menonjol ke luar (tanpa spons) maka ketebalan karet termasuk lapisan lem perekat tidak boleh lebih dari 2.0 mm, atau jika menggunakan karet lapis (karet + spons) dengan bintik di dalamnya menghadap keluar atau ke dalam maka ketebalannya tidak boleh lebih dari 4.0 mm sudah termasuk dengan lem perekat. 04. Pada permulaan permainan dan kapan saja pemain menukar raketnya selama permainan berlangsung, seorang pemain harus menunjukkan raketnya pada lawannya dan pada wasit dan harus mengijinkan wasit dan lawannya untuk memeriksa/ mencobanya.

2)    Bola
Bola tenis meja berdiameter 40 mm berat 2,7 gram. Biasanya berwarana putih atau oranye dan terbuat dari bahan selulosa yang ringan. Pantulan bola yang baik apabila dijatuhkan dari ketinggian 30,5 cm akan menghasilkan ketinggian pantulan pertama antara 23–26 cm. Pada bola tenis meja biasanya ada tanda bintang dari bintang 1 hingga bintang 3, dan tanda bintang 3 inilah yang menunjukan kualitas tertinggi dari bola tersebut dan biasanya digunakan dalam turnamen-turnamen resmi.

3)    Meja lapangan

Ukuran Meja Tenis

Terkadang saya melihat ukuran meja di setiap tempat berbeda-beda, mulai dari pajag meja, lebar meja, tinggi meja dan masih banyak lagi yang masih saya belum mengetahui.
Dulu saya melihat meja di sekolah lain, terkadang itu meja membuat sendiri dan ukurannya tidak sesuai dengan standar ukuran yang umum.
Kalau kita membeli meja yang baru terkadang ukurannya sudah standar umum mulai panjang tenis meja: 2,74 meter, lebar meja tenis meja: 1,525 meter, tinggi tenis meja: 76 cm, dan warna tenis meja: Gelap dan pudar yang populer warna hijau, lebar garis pinggir meja: 2 cm.

Ukuran Net Tenis Meja

·         Tinggi net tenis meja: 15,25 cm.
·         Jarak tiang dari net meja: 15,25 cm.

Ukuran Bola Tenis Meja

·         Diameter bola tenis meja; 40 mm.
·         Berat bola tenis meja: 25 gram.
·         Warna bola tenis meja: Putih dan orange tidak mengkilap.

Ukuran Bet Tenis Meja

·         Berat bet tenis meja kurang lebih: 150 gram.
·         Daun bet datar dan 85% dari kayu.
·         Tebal bet busa karet biasanya adalah 2 mm.
·         Tebal bet karet bintik maksimal 4 mm.

4.Peraturan Tenis Meja


TENIS MEJA: Pengertian, Sejarah,Peraturan Permainan,Teknik Dasar Tenis Meja Beserta Penjelasan Terlengkap Mengenai Permainan Tenis Meja
Peraturan Tenis Meja


Semua permainan atau olahraga pasti ada aturan dan perangkat permainanya, begitu juga pada permainan tenis meja supaya permainan bisa berjalan tertib dan berlangsung menarik. Pada olahraga permainan tenis meja, ada beberapa perangkat yang dibutuhkan dan semuanya memiliki aturan yang jelas dan harus ditaati oleh setiap pemain, seperti meja, bola, raket, dan net. Selain dari itu ada juga perangkat pendukung lainnya yaitu pemain dan wasit.
Berikut ini kita akan membahas peraturan permainan tenis meja secara lengkap.

Meja

·         Pada meja tempat bermain tenis meja, permukaan berbentuk segi empat dengan ukuran panjang 2, 74 m dan lebar 1,525 m, tinggi 76 cm di atas lantai dan harus datar.
·         Permukaan meja tidak termasuk sisi permukaan meja.
·         Permukaan meja boleh dibuat dari bahan apa saja, tetapi harus menghasilkan pantulan sekitar 23 cm dari bola yang dijatuhkan dari ketinggian 30 cm.
·         Meja tenis seluruh permukaannya harus berwarna pudar atau gelap dan garis putih dengan lebar dua cm pada sisi panjang meja 2, 74 m dan tiap lebar meja 1,525 m.
·         Permukaan meja dibagi dalam dua bagian yang sama secara vertikal oleh net paralel dengan garis akhir dan harus melewati lebar permukaan masing-masing bagian meja.
·         Untuk permainan ganda, semua bagian meja harus dibagi menjadi 2 bagian yang sama dengan garis tengah berwarna putih selebar 3 mm, paralel dengan garis lurus sepanjang kedua bagian meja, garis tengah tersebut harus dianggap menjadi dua bagian kiri dan kanan.

Net

·         Perangkat net harus terdiri dari net, perpanjangannya dan kedua tiang penyangga termasuk kedua penjepit yang dilekatkan ke meja.
·         Net harus terpasang dengan bantuan tali yang melekat pada kedua ujung tiang setinggi 15,25 cm, batas perpanjangan kedua tiang di setiap sisi akhir lebar meja adalah 15,25 cm.
·         Ketinggian sisi atas net secara keseluruhan harus 15,25 cm di atas permukaan meja.
·         Dasar net sepanjang lebar meja harus rapat dengan permukaan meja dan perpanjangan ujung net harus serapat mungkin dengan tiang penyangganya.

Bola

·         Bola harus bulat dengan diameter 40 melimeter.
·         Berat bola harus 2,7 gram.
·         Bola harus terbuat dari bahan celulos (celluloid) atau sejenis bahan plastik berwarna putih atau orange, serta tidak mengkilap.

Raket/Bet

·         Ukuran, berat dan bentuk tidak ditentukan, tetapi daun raket harus datar dan kaku.
·         Ketebalan daun raket minimal 85% terbuat dari kayu, dapat dilapisi dengan bahan perekat yang berserat seperti fiber karbon atau fiber glass atau bahan kertas yang dipadatkan, bahan tersebut tidak lebih dari 7,5% dari total ketebalan 0,35 mm, yang merupakan bagian yang lebih sedikit/tipis.
·         Sisi daun raket yang digunakan untuk memukul bola harus ditutupi oleh karet datar maupun bintik, bila menggunakan karet bintik yang menonjol keluar (karet pletok) maka ketebalan karet termasuk lapisan lem perekat tidak lebih dari 2 mm, atau jika dilapisi karet lunak (sandwich rubber) atau spons dengan karet bintik di dalamnya maka ketebalannya tidak lebih dari 4 mm termasuk lem perekat.
– Karet bintik biasa adalah lapisan tunggal yang bukan karet cellular, sintetik atau karet alam, dengan bintik yang menyebar di permukaan karet secara merata dengan kepadatan tidak kurang dari 10 per cm² dan tidak lebih dari 30 per cm².
– Karet lunak (sandwich rubber) adalah lapisan dari karet cellularyang ditutupi dengan lapisan luar karet bintik biasa. Ketebalan dari akret bintik tidak lebih tidak kurang dari 2 mm.
·         Karet penutup daun raket tidak melebihi daun raket itu sendiri, kecuali pada bagian yang terdekat dari kayu yang dipegang dan yang ditutupi oleh jari-jari dapat ditutupi olah bahan lain atau tidak ditutupi.
·         Daun raket, lapisan yang menutupi baik karet atau lemnya harus merata (tidak bersambung) dan juga ketebalannya.
·         Permukaan raket yang tidak ditutupi raket pada sisi, harus diwarnai pada sisi yang tidak ditutupi oleh karet dengan warna pudar, merah atau hitam (tidak sama dengan warna sebelahnya).
·         Karet raket yang digunakan harus tanpa perlakuan bahan kimia, berupa karakteristik karet secara fisik, atau hal lainnya
– Apabila terjadi sedikit penyimpangan atau kekurangan pada warna dan kesinambungan permukaan akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh kejadian yang tidak disengaja dapat diijinkan sepanjang tidak merubah karakteristik dari permukaan raket.
– Pada permulaan permainan dan kapan saja pemain menukar raketnya selama permainan berlangsung, seorang pemain harus menunjukkan raketnya pada lawannya dan pada wasit dan harus mengijinkan wasit dan lawannya untuk memeriksa atau mencobanya.

5.Cara Bermain Dalam Tenis Meja

TENIS MEJA: Pengertian, Sejarah,Peraturan Permainan,Teknik Dasar Tenis Meja Beserta Penjelasan Terlengkap Mengenai Permainan Tenis Meja
Cara Bermain Dalam Tenis Meja


Permainan tunggal
·         Setiap bola mati menghasilkan nilai satu.
·         Servis berganti pemain setiap mencapai poin kelipatan 2.
·         Pemegang servis bebas menempatkan bola dari segala penjuru lapangan.
·         Permainan satu set berakhir apabila pemain mencapai nilai 11, dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 atau 4 kali kemenangan set.
·         Apabila terjadi deuce, permainan berakhir jika selisih nilai adalah 2. misal: 15-13, 18-16

Permainan ganda
·         Setiap bola mati menghasilkan nilai satu.
·         Servis bergantian setiap poin kelipatan 2.
·         Pemain bergantian menerima bola dari lawan
·         Pemegang servis hanya bisa menempatkan bola ke ruang kamar sebelah kanan lawan.
·         Permainan satu set berakhir apabila pemain mencapai nilai 11, dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 atau 4 kali kemenangan set.
·         Apabila terjadi deuce, permainan berakhir jika selisih nilai adalah 2. misal: 13-11, 15-17

 

6.Teknik Dasar Dalam Permainan Tenis Meja

TENIS MEJA: Pengertian, Sejarah,Peraturan Permainan,Teknik Dasar Tenis Meja Beserta Penjelasan Terlengkap Mengenai Permainan Tenis Meja
Teknik Dasar Dalam Permainan Tenis Meja


Ada berbagai teknik dasar dalam permainan tenis meja yang harus diketahui dan dikuasai seorang pemain, yaitu;

Cara Memegang Bed

Dalam permainan tenis meja, ada dua cara memegang bed yakni pegangan jabat tangan (shakehand grip) dan pegangan tangkai pena (penbolder grip).
1. Pegangan jabat tangan (shakehand grip), cara melakukannya adalah sebagai berikut.
·         Bagian depan gagang bed dipegang melingkar oleh ibu jari dan jari tangan lainnya, jari telunjuk terpisah menahan di belakang bet.
·         Posisi bet berdiri mengarah ke depan dan ke belakang pemain.

Posisi Tubuh

Hal yang penting dalam teknik permainan tenis meja untuk mengembangkan permainan adalah penempatan posisi tubuh pada berbagai bentuk pukulan. Cara menempatkan posisi tubuh adalah sebagai berikut.
1.    berdiri menghadap ke arah permainan.
2.    Kedua kaki dibuka sejajar, kedua lutut agak ditekuk, badan agak membungkuk dan salah satu tangan memegang bed di depan badan.
3.    Berat badan ditumpukkan pada kedua ujung kaki agar leluasa untuk melakukan gerakan.
4.    Tempatkan posisi badan di tengah-tengah belakang meja dengan jarak secukupnya.

Pukulan

Jenis pukulan dalam permainan tenis meja yang akan dibahas yaitu pukulan forehend dan pukulan backhand.
a. Pukulan Forehand, cara melakukannya yang benar adalah sebagai berikut.
·         Berdiri di belakang meja menghadap ke arah permainan
·         Salah satu kaki ditempatkan di depan dan lainnya di belakang
·         Salah satu tangan memegang bed di samping badan dengan lengan bawah membentuk sudut 90°
·         Pukulan dilakukan dengan menggerakkan bet dari belakang ke depan
·         Bed harus mengenai bola pada saat bola mencapai titik tertinggi.

b. Pukulan Backhand, cara melakukannya adalah sebagai berikut.
·         Berdiri di belakang meja menghadap ke arah permainan
·         Salah satu kaki ditempatkan di depan dan kaki lainnya di belakang
·         Salah satu tangan memegang bed di depan badan dengan lengan atas membentuk sudut kecil dengan tubuh
·         pukulan dilakukan dari arah belakang ke arah samping depan
·         Bed harus mengenai bola saat mencapai titik tinggi.

7.Cara Memegang Bet Tenis Meja


TENIS MEJA: Pengertian, Sejarah,Peraturan Permainan,Teknik Dasar Tenis Meja Beserta Penjelasan Terlengkap Mengenai Permainan Tenis Meja
Cara Memegang Bet Tenis Meja


Grip atau memegang bet tenis meja adalah salah satu teknik dasar tenis meja yang harus kamu ketahui secara keseluruhan, karena dengan memegang bet yang secara benar dapat memudahkan Anda untuk bermain secara benar.
Sehingga jika kamu terjadi kesalahan atau terbiasa saat memegang bet, akan sulit untuk dirubah. Ini saya kasih tau tips memegang bed secara benar.

Sikap Dasar

a. Square Stance

Square Stance adalah posisi badan yang menghadap penuh ke arah meja, biasanya posisi ini digunakan dalam menerima servis dari lawan atau posisi siap kembali setelah menerima pukulan dari lawan.

b. Side Stance

Side Stance meriupakan posisi badan yang menyamping, baik kesamping kanan maupun kesamping kiri. Pada side stance jarak anatara bahu ke meja atau ke net harus ada yang lebih dekat.

c. Open Stance

Open Stance adalah modifikasi dari side stance. Stance ini hanya dilakukan untuk backhand block, dan kaki kiri agak terbuka keluar dan agak ke depan untuk pemain tangan kanan.

Cara Servis

a. Shakehands Grip

Shakehands grip adalah merupakan cara memegang yang sangat populer dipakai oleh para atlit sedunia, karena cara ini memberikan peluang terhadap pemain secara baik yang sudah berpengalaman dalam bermain tenis meja.
Shakehands grip yaitu cara pegang yang sangat berguna dan paling populer dan cara pegang seperti ini, banyak yang sudah disarankan oleh para pelatih tenis meja baik dalam negara ataupun luar negara.

b. Penholder Grip

Cara memegang Bet grip dengan penholder adalah bet yang sering populer, karena jenis pukulan andalan yaitu pukulan forehand, namun sangat sulit untuk dipraktekkan.
Backhand umumnya sering digunakan untuk pemain yang sangat memiliki pergerakan kaki yang cepat, dan membuat pemain sangat banyak yang ingin mencobanya .

 

Jenis Pukulan Tenis Meja

Di dalam bermain tenis meja tidak sembarang untuk memukulnya dalam permainan tenis meja. Harus menguasai teknis dan cara melakukan pukulan yang benar,
Karena pukulan bermain tenis meja menjadi salah satu penting bagi kalian untuk bisa mengalahkan lawan saat bertanding di tengah lapangan tenis meja.
Lalu apa saja yang Anda harus ketahui tentang jenis-jenis teknik pukulan dalam permainan tenis meja.
Nah ini saya ada kesempatan untuk menerangkan secara lengkap tentang jenis teknik pukulan tenis meja, saya akan bahas secara satu persatu.
·         Push
Jenis teknik ini biasanya dengan memukul bola memakai gerakan atau mendorong posisi bed yang telah terbuka.
Pukulan ini biasanya dilakukan untuk mengembalikan pukulan-pukulan push itu sendiri dan pukulan chop dari lawan., ada dua jenis pukulan push yaitu forehand push dan backhand push.
·         Chop
Chop merupakan salah satu cara memukul bola dengan gerakan seperti menebang pohon dengan kapak,
chop umumnya digunakan untuk mengembalikan pukulan bola yang bermacam-macam, terkadang kita sulit mengambilnya, pukulan chop ada dua macam yaitu topspinbackspindan sidespin.
·         Spin
Spin ini ketika memukulnya bet nya biasanya posisi di miringkan sedikit pukulan, ini menjadi salah satu serangan selain pukulan smash. Dan ada tiga jenis spin yaitu topsinbackspin dan sidespin.
·         Lop
Teknik memukul bola lambung ke arah lawan yang dilakukan secara keras agar lawan sulit mengembalikan bola ke arah pertahanan
·         Smash
Teknik pukulan smash pukulan bola ini yang dilakukan dengan lawan biasanya cara smah secara kuat tenaga. Biasanya begitu kalau kita lihat di pertandingan tenis meja.
·         Blok
Pukulan blok merupakan teknik memukul bola dengan gerakan yang menghentikan bola dalam sikap bet yang tertutup.

biasanya pukulan blok ini digunakan untuk mengembalikan bola -bola drive.
·         Servis
pukulan servis ini digunakan untuk memberikan bola pertama ke dalam permainan dengan berbagai macam cara, bisa juga digunakan untuk bola memantul untuk mengawali servis.
Kemudian dipukul dengan bet dan bola dianjurkan melewati atas net hingga akhirnya memantul di daerah meja lawan.
·         Drive
Drive adalah cara pukulan yang dilakukan dengan gerakan bet dari arah bawah dan selalu geser ke atas melalui posisi bet dalam keadaan tertutup .
Pukulan drive dapat di pakai oleh pemain tenis meja sebagai pukulan serangan dan dapat disesuaikan dengan keinginan pemain, dalam permainan tenis meja ada dua macam pukulan yaitu forehand drive dan backhand push.

8.Sistem Score Tenis Meja

Berikut ini menghitung score tenis meja, seorang pemain akan mendapatkan satu angka bila pemain itu baik yang dilakukannya atau melakukan servis dengan baik.
Apabila seorang lawan tidak bisa mengambil bola servis maka yang berhak untuk mendapatkan poin orang yang melakukan servis tersebut.

Pemain Kehilangan Nilai

·         Dia gagal yang melakukan servis dengan sempurna.
·         Lawan membuat servis yang sempurna atau mengembalikan bola dengan sempurna, tetapi pemain tersebut tidak berhasil mengembalikan dengan sempurna.
·         Jika bet atau pemukulnya yang dipakai buat menangkis bola menyentuh net pada waktu bola di dalam permainan in play.
·         Jika tangannya bebasnya menyentuh bidang permainan atau meja pada waktu bola dalam permainan.

Perhitungan Nilai Poin

·         Setiap game dimenangkan oleh pemain atau pasangan lawan.
·         Setiap permainan dimenangkan oleh pemain atau pasangan yang telah terdahulu mencapai nilai 21.
·         Di dalam duece, perpindahan bola dilakukan setelah mencapai nilai ataupun tidak, tetapi bola harus pindah atau bergantian.